Selamat Datang di Kampus Putih -Madrasah Darussalam IBS

Madrasah Darussalam IBS Samarinda Gelar Tarhib Ramadhan dan Pawai Obor, Sambut Bulan Suci dengan Semangat Kebersamaan

BERITA MADRASAH

Mita Widiyasari, S.Pd (penyunting : Suci Gitya Iranata, S.S)

2/20/20262 min baca

Samarinda — Madrasah Darussalam International Boarding School Samarinda menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan dan Pawai Obor pada Jumat–Sabtu, 13–14 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penyambutan bulan suci Ramadhan sekaligus upaya membangun karakter, spiritualitas, dan kebersamaan di kalangan santri.

Kegiatan diawali dengan ceramah tarhib Ramadhan yang disampaikan oleh Syekh Dr. Arraiy M. Abu Almakarim, Lc., M.A., seorang dai asal Mesir. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan nafḥah atau hembusan rahmat dari Allah Swt. sebagai bentuk hadiah istimewa bagi umat Islam.

Ia menjelaskan bahwa kemuliaan Ramadhan merupakan kesempatan besar bagi umat Islam untuk meraih ampunan. Orang yang berpuasa dengan penuh keikhlasan dan mengharapkan rida Allah Swt. akan diampuni dosa-dosanya. Selain itu, umat Islam yang menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan salat tarawih dan berbagai amal ibadah juga berkesempatan memperoleh penghapusan dosa dan kesalahan.

Setelah ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan salat berjamaah dan makan malam bersama. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pawai obor yang diikuti oleh seluruh santri serta ustadz dan ustadzah. Para peserta berjalan bersama menyusuri lingkungan sekitar madrasah sebagai simbol semangat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Kepala MTs Darussalam International Boarding School Samarinda, Ustadz Suharmoko, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tarhib Ramadhan merupakan agenda pembinaan yang bertujuan mempersiapkan santri dalam menyambut bulan suci.

“Kami melaksanakan tarhib Ramadhan sebagai upaya mempersiapkan diri memasuki bulan Ramadhan. Kegiatan ini diawali dengan mau‘izhah hasanah dengan menghadirkan dai dari Mesir, kemudian dilanjutkan dengan pawai obor bersama para santri serta ustadz dan ustadzah. Selanjutnya, kegiatan ditutup dengan MABIT atau Malam Bina Iman dan Takwa yang diisi dengan salat tahajud, salat hajat, serta muhasabah diri,” ujarnya.

Pawai obor menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang paling berkesan bagi para santri. Shabrina, siswi kelas VIII Fatimah, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya sangat senang, karena selama perjalanan pawai obor kita semua sangat solid dan benar-benar merasakan quality time karena bisa berjalan bersama-sama,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Faris, siswa kelas X International, yang berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan dengan lebih meriah pada tahun mendatang.

“Harapan saya, pawai obor tahun depan bisa menjadi lebih baik dan lebih seru. Apalagi nanti akan ada siswa baru, sehingga suasananya bisa semakin meriah,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT). Dalam kegiatan ini, para santri melaksanakan salat malam, doa bersama, serta muhasabah sebagai bentuk refleksi diri dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Melalui kegiatan Tarhib Ramadhan dan Pawai Obor ini, madrasah berharap para santri semakin siap menyambut Ramadhan dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan karakter yang berakhlak mulia.